Clock Magic Wand Quran Compass Menu

Dirumorkan Bakal Jadi CEO Twitter Lagi, Jawaban Jack Dorsey Tegas!

Jack Dorsey, membantah spekulasi bahwa ia akan kembali memimpin platform media sosial tersebut setelah Elon Musk mengambilalih kepemilikan Twitter.

Red: wartaekonomi.co.id
Rep: wartaekonomi.co.id
CEO Twitter, Jack Dorsey. (Joshua Roberts/Reuters)
CEO Twitter, Jack Dorsey. (Joshua Roberts/Reuters)

Pendiri Twitter, Jack Dorsey, membantah spekulasi bahwa ia akan kembali memimpin platform media sosial tersebut setelah Elon Musk mengambilalih kepemilikan Twitter.

Pada hari Rabu, YouTuber Charles Wieand mentweet bahwa dia memperkirakan Musk akan "hanya meminta @Jack untuk menjadi CEO Twitter."

Dorsey menjawab, "Tidak, saya tidak akan pernah menjadi CEO lagi."

Scroll untuk membaca

Melansir Business Insider di Jakarta, Jumat (13/5/22) beberapa pengguna Twitter mendesaknya untuk mempertimbangkan kembali, tetapi Dorsey menjawab dengan tegas bahwa ia tak akan kembali menjadi CEO Twitter. Ia tak ingin memulai dari awal lagi.

Baca Juga: Jack Dorsey Sambut Hangat Elon Musk di Twitter: Hanya Dia yang Saya Percaya

Dorsey telah mengatakan dalam beberapa kesempatan bahwa dia melihat Twitter sebagai barang publik dan menentang menjalankannya sebagai perusahaan.

"Pada prinsipnya, saya tidak percaya siapa pun harus memiliki atau menjalankan Twitter. Twitter ingin menjadi barang publik di tingkat protokol, bukan perusahaan," tweet Dorsey bulan lalu.

Musk, CEO Tesla dan SpaceX, sedang menyelesaikan akuisisi Twitter-nya. Kesepakatan itu diharapkan selesai pada Oktober.

Pada bulan April, Dorsey mengatakan bahwa ia percaya pembelian Musk adalah langkah pertama yang benar dalam memperbaiki Twitter. Dia menambahkan bahwa Musk adalah solusi tunggal yang dia percayai untuk memimpin platform.

Sebagaimana diketahui, Dorsey mendirikan Twitter pada tahun 2006. Dia dipecat dari perannya sebagai CEO dua tahun kemudian tetapi kembali memimpin perusahaan lagi pada tahun 2015.

Dorsey kemudian mengundurkan diri pada bulan November dan menyerahkan kendali perusahaan kepada insinyur perangkat lunak Parag Agrawal. Sayangnya, hubungan Musk dan Agrawal sering bentrok, CEO Tesla ini pernah mengejek Agrawal di Twitter. Dalam pengajuan sekuritas pada 13 April, Musk mengatakan dia tidak memiliki kepercayaan pada manajemen.

Pekan lalu CNBC melaporkan bahwa Musk sedang mempertimbangkan untuk menjadi CEO sementara Twitter.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.

Berita Lainnya

Berita Terkait

Jadi Tempat Bersejarah Facebook, Rumah yang Dulu Disewa Mark Zuckerberg Kini Dijual Seharga Rp77 M!

fintech - 14 May 2022, 09:44

Masayoshi Son Meringis Gigit Jari, Kerugian SoftBank Tak Terbendung Lagi!

fintech - 13 May 2022, 22:10

Top Markotop! Gufron Syarif Targetkan Haus! Miliki 1.000 Toko di Tahun 2025

bisnis - 13 May 2022, 22:09

Cryptocurrency Merah Berdarah, Pengusaha Ini Sampai Terdepak dari Daftar Miliarder Forbes!

fintech - 13 May 2022, 22:08

Elon Musk Tersandung Banyak Masalah Hukum, Saham Tesla dan Twitter Langsung Anjlok

fintech - 13 May 2022, 22:07

Berita Rekomendasi

Video

>

Berita Terpopuler

>
hide ads show ads
desktop mobile