Clock Magic Wand Quran Compass Menu

Panglima TNI Sebut Operasi Penumpasan KKB di Papua akan Berlangsung dalam Jangka Panjang

Andika mengakui, prajuritnya menghadapi tantangan medan di Papua yang sulit.

Red: Andri Saubani
Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa bersiap mengikuti rapat kerja bersama Komisi I DPR di kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (24/3/2022). Rapat tersebut membahas permohonan persetujuan penjualan barang milik negara berupa kapal Eks KRI Teluk Sampit-515 pada Kementerian Pertahanan.Prayogi/Republika.
Prayogi/Republika. Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa bersiap mengikuti rapat kerja bersama Komisi I DPR di kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (24/3/2022). Rapat tersebut membahas permohonan persetujuan penjualan barang milik negara berupa kapal Eks KRI Teluk Sampit-515 pada Kementerian Pertahanan.Prayogi/Republika.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal TNI Andika Perkasa menyampaikan proses penumpasan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Provinsi Papua akan berlangsung dalam jangka panjang. Andika mengakui, prajuritnya menghadapi tantangan medan di Papua yang sulit.

"Posisi kita sama seperti di Sulawesi Tengah lewat pola satuan operasi, yang berjalan normal adalah operasi penegakan hukum, bekerja sama dengan Polri serta instansi lain," kata Andika usai meninjau pos skotis Satgas Madago Raya di Poso, Jumat (13/5/2022).

Andika menjelaskan, yang menjadi salah satu pengaruh operasi penumpasan KKB akan berlangsung jangka panjang adalah penguasaan medan yang dominan oleh para kelompok KKB. Keterlibatan TNI sendiri dalam operasi itu, dikhususkan pada keamanan dan bersifat cukup terbatas sehingga pihaknya betul-betul bertindak dengan memperhatikan rambu-rambu operasi supaya tidak menimbulkan masalah baru.

Scroll untuk membaca

"Kami menjaga pola operasi sesuai dengan rambu-rambu yang ada, untuk menjaga jangan sampai ada masalah baru ataupun masalah yang lebih besar lagi," ujar Andika.

Ia mengemukakan, terdapat dua kemiripan yang cukup menonjol antara operasi khusus penumpasan mujahidin Indonesia timur (MIT) di Poso dengan operasi khusus di Papua. Yakni, medan yang terbilang sulit.

"Variabelnya cukup banyak, dan tantangannya itu berbeda-beda, di Papua dan Poso hanya medan operasinya saja yang sulit," demikian Andika.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Berita Terkait

Kapolda Papua: Sholat Idul Fitri di Daerah Rawan Keamanan Dilaksanakan di Dalam Masjid

kabar-ramadhan - 01 May 2022, 21:24

Wabin Tabuni yang Tewas Ditembak Adalah Anggota KST Papua Anak Buah Murib

papua-maluku - 30 April 2022, 19:38

Dua Prajurit Yonif R 408/SBH Tertembak Saat Dihadang KKB

papua-maluku - 30 April 2022, 10:56

Satu Anggota KKB Ditangkap Saat akan Menyerang Pos TNI

papua-maluku - 27 April 2022, 23:31

Jelang Lebaran, Sukabumi Gelar OPM Sembako Subsidi untuk 2.521 Warga

jawa-barat - 25 April 2022, 14:57

Berita Rekomendasi

Video

>

Berita Terpopuler

>
hide ads show ads
desktop mobile