Clock Magic Wand Quran Compass Menu

Doa Nabi Ibrahim yang Indah dan Sarat dengan Pesan Ketawaduan

Nabi Ibrahim memunajatkan doa dengan penuh ketawaduan

Red: Nashih Nashrullah
Rep: Rossi Handayani
Berdoa (Ilustrasi). Nabi Ibrahim memunajatkan doa dengan penuh ketawaduan
Republika/Wihdan Berdoa (Ilustrasi). Nabi Ibrahim memunajatkan doa dengan penuh ketawaduan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Para nabi merupakan teladan dalam segala hal, termasuk dalam memunajatkan doa. Dalam Alquran terdapat banyak sekali doa-doa para nabi, terutama doa Nabi Ibrahim ‘alaihissallam.

Dikutip dari buku Jangan Takut Hadapi Hidup karya Dr Aidh Abdullah Al-Qarny, Ketika berdoa, Nabi Ibrahim tidak langsung memohon apa yang diinginkannya melainkan dengan menggunakan bahasa yang lebih halus. Beliau pernah berdoa: 

وَٱلَّذِىٓ أَطْمَعُ أَن يَغْفِرَ لِى خَطِيٓـَٔتِى يَوْمَ ٱلدِّينِ "Dan Yang amat kuinginkan akan mengampuni kesalahanku pada hari kiamat". (QS Asy Syuara ayat 82)

Scroll untuk membaca

Lihatlah, beliau tidak mengatakan “Dan Allah yang mengampuni dosa-dosaku di hari kiamat,” meskipun beliau adalah seorang Nabi yang pasti diampuni dosa-dosanya oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala. 

Beliau malu untuk memohon langsung seperti itu. Hal ini merupakan bentuk penghormatan, rasa malu, dan rasa takut beliau kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Beliau kemudian meneruskan doanya.

رَبِّ هَبْ لِى حُكْمًا وَأَلْحِقْنِى بِٱلصَّٰلِحِينَ Rabbi habbli hukman wa al hiqni bis shalihin. (Ibrahim berdoa), "Ya Tuhan-ku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh." (QS Asy Syuara ayat 83)

Maksudnya, matikanlah aku dengan membawa kalimat tauhid dan agama Islam yang murni.

وَاجْعَلْ لِي لِسَانَ صِدْقٍ فِي الْآخِرِينَ  وَٱجْعَلْنِى مِن وَرَثَةِ جَنَّةِ ٱلنَّعِيمِ waj’alli lisana shidqin fil akhirin, waj’alni min waratsati jannatin na’im. "Dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian, dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mempusakai surga yang penuh kenikmatan." (QS Asy Syuara ayat 84-85)

Apa yang dimaksud dengan “Tutur kata yang baik bagi orang-orang yang akan datang”? Yaitu apabila Anda mati, kebaikan-kebaikan Anda selalu disebut-sebut oleh orang.    

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Berita Terkait

Do'a Memuluskan Ikhtiar

teh-anget - 05 May 2022, 13:03

Doa Antara Dua Sujud

doa - 01 May 2022, 13:21

Doaku di Akhir Ramadan

teh-anget - 01 May 2022, 07:00

Memahami Hakikat Doa Dalam Islam

doa - 30 April 2022, 20:16

Kisah Wali Allah dan Doa yang Terkabul Selamat dari Perampok

doa - 30 April 2022, 05:03

Berita Rekomendasi

Video

>

Berita Terpopuler

>
hide ads show ads
desktop mobile