Clock Magic Wand Quran Compass Menu

Dispar Mataram: Kesadaran Wisatawan Jaga Kebersihan Objek Wisata Minim

Sampah berserakan ditemukan di sejumlah objek wisata Mataram

Red: Nur Aini
Sejumlah pengunjung menikmati suasana di gerbang selatan Taman Sangkareang di Mataram, NTB, Jumat (11/2/2022).
Antara/Ahmad Subaidi Sejumlah pengunjung menikmati suasana di gerbang selatan Taman Sangkareang di Mataram, NTB, Jumat (11/2/2022).

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Dinas Pariwisata Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat menilai kesadaran pengunjung terhadap kebersihan di sejumlah objek wisata masih minim sehingga masih ditemukan sampah berserakan di sejumlah areal wisata.

"Padahal kami sudah siapkan puluhan tong sampah, tapi memang kesadaran pengunjung akan kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya masih rendah," kata Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram H Nizar Denny Cahyadi di Mataram, Selasa (10/5/2022).

Pernyataan itu disampaikan menyikapi terjadinya tumpukan sampah di sejumlah objek wisata di Mataram seperti di Pantai Gading, Mapak, Loang Baloq, dan Pantai Ampenan setelah perayaan puncak "Lebaran Topat" atau Ketupat pada Senin (9/5) 2022. Ia mengatakan keberadaan sampah di objek wisata terjadi tidak hanya saat puncak lebaran kemarin, akan tetapi pihaknya mengaku hampir setiap hari mendapat laporan dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Scroll untuk membaca

"Informasi dari pokdarwis, masyarakat berkunjung dengan membawa makanan kemudian makan di tempat lalu sampah dibiarkan di situ. Padahal bak sampah sudah kita siapkan," katanya.

Di sisi lain, pihaknya juga secara rutin memberikan sosialisasi melalui pengeras suara di setiap destinasi wisata terkait dengan menjaga kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya.

"Hanya saja, merubah perilaku dan kesadaran masyarakat memang butuh waktu karenanya petugas kami tetap dengan sabar memberikan sosialisasi," katanya.

Sementara terkait dengan penanganan sampah di objek wisata setelah Lebaran Ketupat, kata dia, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) agar penanganan sampah di objek wisata setelah lebaran bisa lebih cepat dan bersih.

"Volume sampah di objek wisata setelah lebaran terlihat meningkat. Tapi untuk volume pastinya yang tahu persis DLH," ujar Denny.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Berita Lainnya

Berita Terkait

Mataram Tiadakan Lebaran Topat Tahun Ini

bali-nusa-tenggara - 03 May 2022, 04:30

Sampah Plastik di Pantai Loang Baloq Mataram

nasional-inpicture - 06 April 2022, 23:14

Menunggu Saat Berbuka Puasa di Taman Loang Baloq

nasional-inpicture - 06 April 2022, 22:16

Pemkot Mataram akan Gelar Safari Ramadhan dan Takbiran

kabar-ramadhan - 30 March 2022, 16:44

Kemenang: Permintaan Rekomendasi Umroh  di Mataram Mulai Meningkat

berita-IHRAM.CO.ID - 25 March 2022, 22:40

Berita Rekomendasi

Video

>

Berita Terpopuler

>
hide ads show ads
desktop mobile