Clock Magic Wand Quran Compass Menu

Tanda di Tubuh yang Menunjukkan Kolesterol Tinggi

Kolesterol tinggi minim gejala sehingga sering dijuluki pembunuh diam-diam.

Red: Qommarria Rostanti
Rep: Umi Nur Fadhilah
Tanda di tubuh yang menunjukkan kolesterol tinggi, salah satunya kuku pucat. (ilustrasi)
Pixabay Tanda di tubuh yang menunjukkan kolesterol tinggi, salah satunya kuku pucat. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tubuh membutuhkan kolesterol untuk membangun sel-sel yang sehat. Namun, kondisi kolesterol tinggi membuat Anda dapat mengembangkan timbunan lemak di pembuluh darah. 

Terkadang, endapan ini bisa pecah secara tiba-tiba dan membentuk gumpalan yang menyebabkan serangan jantung atau strok. Karena itu, sangat penting mengeluarkan kadar kolesterol dari “zona merah” untuk menghindari masalah. Meskipun tidak semua kolesterol buruk bagi tubuh, jenis yang dikenal sebagai low-density lipoprotein (LDL) adalah kolesterol jahat yang memiliki risiko masalah kesehatan lebih besar.

Apa penyebab kolesterol tinggi? Dilansir Times of India pada Selasa (10/5/2022), kolesterol tinggi dapat diturunkan atau hasil dari pilihan gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok, tidak aktif, atau kelebihan berat badan atau obesitas. Pola makan sehat, olahraga teratur, dan terkadang obat-obatan dapat membantu mengurangi kolesterol tinggi.

Scroll untuk membaca

Kondisi kesehatan ini minim gejala sehingga sering dijuluki pembunuh diam-diam. Tes darah diperlukan untuk mengidentifikasi kadar kolesterol tinggi. Namun, ada beberapa tanda peringatan yang mungkin muncul di tubuh.

1. Mati rasa di kaki

Salah satu tanda kolesterol tinggi bisa jadi adalah perasaan mati rasa di kaki. Ini menandakan pembentukan plak telah berkembang di arteri dan pembuluh darah lainnya. 

Gangguan aliran darah mencegah darah yang kaya oksigen mencapai lengan dan kaki, sehingga menyebabkan rasa sakit dan sensasi kesemutan yang tidak nyaman. Tanda dan gejala lain dari penyakit pada tungkai dan kaki termasuk kram, luka yang tidak kunjung sembuh, dan tungkai atau kaki dingin.

2. Kuku pucat

Plak inilah yang disimpan di arteri yang membuat arteri menyempit. Ketika kolesterol ekstra menyempit atau menyumbat arteri, maka itu membatasi aliran darah ke berbagai bagian tubuh, termasuk kuku. 

Ini bisa membuat kuku dengan garis-garis gelap di bawahnya. Ini adalah garis tipis, merah hingga coklat kemerahan di bawah kuku. Garis-garis ini biasanya berjalan ke arah pertumbuhan kuku.

3. Strok dan serangan jantung

Masalah utama lainnya yang menandakan pembentukan plak adalah kasus strok dan serangan jantung. Arteri yang tersumbat ke jantung dapat menyebabkan serangan jantung. 

Arteri yang tersumbat ke otak dapat menyebabkan strok. Banyak orang tidak menyadari bahwa mereka memiliki kolesterol tinggi sampai mereka menderita salah satu dari peristiwa yang mengancam jiwa ini. Menurut sebuah studi baru, kolesterol tinggi dikaitkan dengan risiko yang lebih besar dari infark miokard akut (AMI) pada wanita. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Berita Terkait

Vaksin Flu Pangkas Risiko Kematian Pasien Serangan Jantung

info-sehat - 10 May 2022, 00:30

7 Faktor Risiko Serangan Jantung pada Perempuan Usia Muda

info-sehat - 07 May 2022, 07:33

Kolesterol Tinggi Bisa Memicu Xanthomas Tendon, Seperti Apa Bentuk Keluhannya?

info-sehat - 03 May 2022, 01:30

Pusing Bisa Jadi Salah Satu Tanda Awal Strok, Terasa 7 Hari Sebelum Serangan

info-sehat - 03 May 2022, 01:10

Kebiasaan Buruk yang Bisa Bikin Kaki Jadi Bau

info-sehat - 02 May 2022, 23:37

Berita Rekomendasi

Video

>

Berita Terpopuler

>
hide ads show ads
desktop mobile