Clock Magic Wand Quran Compass Menu

Newstory: Kesempatan Kedua untuk Saipul Jamil

Saipul Jamil telah menjalani hukuman sebagai pelaku pencabulan anak di bawah umur.

Red: Reiny Dwinanda
Penyanyi dangdut Saipul Jamil telah dibebaskan dari tahanan setelah terbukti bersalah dalam kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur.
Republika/ Wihdan Hidayat Penyanyi dangdut Saipul Jamil telah dibebaskan dari tahanan setelah terbukti bersalah dalam kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyanyi dangdut Saipul Jamil telah selesai menjalani hukumannya sebagai pelaku kejahatan pencabulan terhadap anak di bawah umur dan pemberi suap. Sebagian orang menilai, ia perlu dimaafkan dan diterima kembali di masyarakat.

Psikolog klinis dan forensik A Kasandra Putranto mengingatkan bahwa memaafkan bukanlah urusan masyarakat karena yang bisa memberikannya hanyalah Tuhan dan korban. Di samping itu, pelaku kasus tindak kejahatan seksual terhadap anak punya kecenderungan yang besar untuk mengulangi perbuatannya.

Di luar negeri, pelaku kejahatan semacam itu tak bisa lepas dari pengawasan. Karier mereka yang berkecimpung di dunia hiburan otomatis tamat.

Scroll untuk membaca

Kalau begitu, apakah Saipul punya hak untuk mendapatkan kesempatan kedua sebagai pedangdut? Berikut perbincangan redaktur Republika.co.id Reiny Dwinanda, dengan psikolog klinis dan forensik A Kasandra Putranto dalam program Newstory Republika: Kesempatan Kedua untuk Saipul Jamil. Ikuti pembahasan selengkapnya di video di bawah ini:

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Berita Terkait

Pelaku Kejahatan Seksual Anak Berisiko Ulangi Perbuatannya

news-story - 22 September 2021, 09:51

Kuasa Viral dan Cerita Pilu Anak-anak Kita

fokus - 18 September 2021, 03:01

Andai Bang Ipul Jadi Bintang K-Pop

fokus - 13 September 2021, 11:03

KPI Izinkan Saipul di TV untuk Edukasi, Legislator: Aneh

umum - 11 September 2021, 19:17

Soal Saipul Jamil, KPI Diminta Perhatikan Kegelisahan Publik

umum - 11 September 2021, 18:02

Berita Rekomendasi

Video

>

Berita Terpopuler

>
hide ads show ads
desktop mobile