Clock Magic Wand Quran Compass Menu

Manusia dengan Segala Asumsi

Perlahan tapi pasti, berlalu-lalang manusia-manusia itu kembali berasumsi.

Red: Karta Raharja Ucu
Manusia  dengan segala asumsi. Foto: ilustrasi
Manusia dengan segala asumsi. Foto: ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID,

Hati yang menuntunku ke sana.

menjelajah sejauh matahari tak bisa menemukannya;

Scroll untuk membaca

berjalan selama waktu ditentukannya tak lagi ada.

Perlahan tapi pasti,

berlalu-lalang manusia-manusia itu kembali berasumsi.

sampai-sampai di penghujung kesekian kali,

kata demi kata mengudara

untuk memastikan:

dirinya tak lagi jadi perkara.

-- Jakarta, 16 Oktober 2019

PENGIRIM: Tasneem Khaliqa Israkhansa atau biasa dikenal dengan nama Israkhansa adalah seorang penyair muda yang lahir di seperempat penghujung tahun 2002 di Coventry, Inggris Raya. Dirinya baru saja menerbitkan buku antologi puisi pertamanya yang berjudul ‘Usai Sebelum Dimulai’ pada Agustus 2019 lalu. Saat ini, sembari melanjutkan pendidikannya di bangku kelas 2 di SMAN 14 Jakarta, ia tetap aktif dalam penghidupan kembali literasi di kalangan generasi millenial melalui akun Instagram, Twitter, dan Wattpad-nya, (@israkhansa). Tidak banyak yang tahu, gadis yang pernah mengenyam pendidikan di Somechi Shougakkou, Chofu, Tokyo, dan SMP Global Islamic School 1 ini, juga meminati dunia menggambar, melukis, serta motivasi.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Berita Terkait

Atas Semua Cinta

syair - 06 June 2020, 16:44

Tafsir tentang Pertumbuhan Fisik Manusia dan Hikmahnya

mozaik - 06 June 2020, 05:05

Malam Minggu yang Sia-Sia di Jakarta

cerpen - 30 May 2020, 09:07

Suara Muazin dari Menara

cerpen - 29 May 2020, 19:05

Bilakah Corona Pergi untuk Selamanya Ya Allah

syair - 29 May 2020, 09:00

Berita Rekomendasi

Video

>

Berita Terpopuler

>
hide ads show ads
desktop mobile